Selasa, 16 Juni 2009

Lagu Hari Ini : Ketika Cinta Bertasbih

2 komentar

Bertuturlah cinta mengucap satu nama
Seindah goresan sabda-Mu dalam kitabku
Cinta yang bertasbih mengutus hati ini
Ku sandarkan hidup dan matiku pada-Mu

[*]
Bisikkan doaku dalam butiran tasbih
Ku panjatkan pintaku pada mu Maha Cinta
Sudah diubun-ubun cinta mengusik rasa
Tak bisa ku paksa walau hatiku menjerit

[**]
Ketika cinta bertasbih nadiku berdenyut merdu
Kembang kempis dadaku merangkai butir cinta
Garis tangan tergambar tak bisa aku menentang
Sujud syukur pada-Mu atas segala cinta

Back to [*][**]
Cinta

Back to [**]
Garis tangan tergambar tak bisa aku menentang
Sujud syukur pada-Mu atas segala cinta
Ketika cinta bertasbih

Koleksi Melly Goeslaw yang lain.
Mp3 Download & Lirik Lagu Melly Goeslow feat Amee - Ketika Cinta Bertasbih

Baca selengkapnya...

Minggu, 07 Juni 2009

Mendesak, Penyamaan Penulisan

0 komentar

Perbedaan penulisan dan pelafalan bahasa Indonesia di media massa acap membingungkan masyarakat. Padahal, media massa salah satu rujukan yang dipercaya soal penggunaan bahasa Indonesia.

Karena itu, Forum Bahasa Media Massa (FBMM) menilai penyamaan penulisan dan pelafalan di media massa sebagai kemendesakan. Jika tak segera dilakukan, kebingungan masyarakat tak terjawab dan bisa memperparah kesemrawutan berbahasa.

Hal itu mengemuka pada Konvensi III FBMM di Hotel Le Beringin Salatiga, yang berakhir kemarin. Konvensi yang diikuti utusan 13 FBMM daerah di seluruh Indonesia itu berlangsung sejak Kamis (4/6).

’’Penyamaan penulisan dan pelafalan merupakan tujuan awal pembentukan FBMM tujuh tahun lalu,’’ kata Ketua Umum FBMM Pusat 2007-2009 TD Asmadi.

FBMM dibentuk 31 Oktober 2002 sebagai organisasi pencinta bahasa Indonesia, terutama berkait paut dengan media massa. Pembentukan forum itu merupakan tindak lanjut diskusi rutin kebahasaan sejak 1999, yang diprakarsai para wartawan dan editor bahasa di Jakarta.

Kelompok itu dibentuk sebagai antisipasi banjir istilah asing secara tak teratur, yang membingungkan masyarakat pembaca dan pengguna bahasa. ’’Penyamaan penulisan meliputi alfabet, ejaan, kosakata, dan tata bahasa,’’ kata Asmadi.

Selain penyamaan penulisan dan pelafalan, kata dia, FBMM ingin menggiatkan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar di media massa. Di lingkup lebih luas, forum itu bertujuan membantu mengembangkan bahasa Indonesia.
Bedah Kamus Mengawali konvensi diadakan seminar "Bedah Kamus Bahasa Indonesia (KBBI) Edisi IV". Narasumber Meity Taqdir Qodratillah (Pusat Bahasa), Prof Dr Liek Wilardjo (UKSW Salatiga), Prof Dr Mudjahirin Thohir MA (Undip), dan TD Asmadi.

Pada seminar itu terungkap kelemahan KBBI IV, jika dibandingkan dengan edisi-edisi sebelumnya. Beberapa kata yang sebelumnya ada, hilang dari KBBI IV. Dalam KBBI IV juga ditemukan kata-kata atau istilah yang ditulis berbeda dari edisi sebelumnya.

Asmadi mencontohkan, kata "zuhur" dalam KBBI IV dinilai lebih baku ketimbang "lohor". Padahal, dalam KBBI III "zuhur" diberi tanda panah ke lohor, yang berarti lohor lebih baku. Contoh lain, dalam KBBI IV kata bentukan yang dibenarkan adalah memperhatikan, yang diambil dari kata dasar hati kemudian berubah jadi berhati.

Dalam KBBI III bentuk baku adalah memerhatikan yang dibentuk dari kata perhati.
’’Tentu pembaca yang tak paham akan bingung. Konsekuensinya, media yang jadi sasaran kebingungan,’’ katanya.

Meity Taqdir yang menjadi ketua tim penyusunan KBBI mengungkapkan banyak kendala selama proses, antara lain menyangkut teknis penulisan hingga kelelahan anggota tim.

’’Di tengah-tengah proses, entah karena apa, lema yang tersusun rapi kocar-kacir, antara kata dan makna tak nyambung. Ada pula sejumlah lema yang semula masuk, hilang begitu saja tanpa kami ketahui penyebabnya,’’ kata dia
Sumber : SUARA MERDEKA
Baca selengkapnya...

Selasa, 02 Juni 2009

Pasang Shoutbox di Blogspot

0 komentar

Shout merupakan salah satu asesoris yang banyak ditampilkan di dalam blog. Asesoris ini digunakan sebagai media interaksi dengan pengunjung sehingga ada komunikasi timbal balik antara pemilik blog dengan pengunjung. Banyak sekali penyedia shotbox gratis di internet, diantaranya: Oggix, Shutmix, Myshotbox.

Pada tulisan ini dipilih Oggix karena kemudahan dalam proses registrasi dan tools yang cukup banyak. Untuk menampilkan asesoris ini ikuti langkah-langkah berikut:

1. Pada browser ketik www.oggix.com

2. Klik Register (sebelah home bagian diatas) atau klik GET IT NOW, terlihat seperti gambar disebelah.

3. Selanjutnya isi formulir pendaftaran (identitas anda) meliputi:

* alamat email
* password
* nama lengkap
* nama website
* alamat website
* deskripsi website
* negara
* security code sesuai dengan gambar yg ditampilkan










4. Periksa apa data yg anda input sudah lengkap dan benar, lalu klik Register

5. Kalau pendaftaran sukses, maka akan ada pemberitahuan seperti "you have finish the registration process. Please login to manage your account."

6. Login dengan username alamat email dan password yang anda masukkan saat mengisi formulir pendaftaran sebelumnya.

7. Setelah berhasil login, untuk memasang shoutbox ke blog pilih menu "Install Shoutbox (sebelah kiri). Hingga muncul menu HTML Code, klik dan pilih settingan yang anda sukai (lihat pada gambar dibawah ini), untuk melanjutkan klik Next.


8. Langkah selanjutnya memilih konfigurasi, type, warna, template, anda bisa memilih settingan yang sesuai dengan selera dan background blog anda. Ikuti Step by Step mulai dari 1 s/d 5 dan setiap selesai melakukan setting klik "Choose This >>".

STEP BY STEP:
1. Set shoutbox configuration
2. Choose shoutbox type
3. Choose shoutbox color <= you're here
4. Choose shoutbox template
5. Copy and paste the HTML codes to your HTML page where you want to put the shoutbox

9. Setelah berhasil dari step 1 s/d 5, maka anda akan mendapatkan kode html/java script, kode ini akan kita gunakan untuk menampilkan shoutbox diblog. Copy code tersebut dengan cara blok semua kode, klik kanan pilih Copy.

10. Login ke blogger.com, dan pilih "layout" pada halaman Dashboard. Klik "Add a Page Element", tunggu sampai muncul tampilan "Choose a New Page Element", klik "Add to Blog" pada bagian "HTML/JavaScript".

11. Selanjutnya akan muncul tampilan baru "Configure HTML/JavaScript", nah paste kode disini. Klik "Save Change".

12. Setelah proses penyimpanan sukses, klik "View Blog" untuk melihat hasilnya.

Akhirnya setelah melewati tahapan yang cukup panjang, anda dan pengunjung sudah bisa menikmati hasilnya :).

Jika menurut anda tutorial ini bermanfaat, silahkan berkomentar :).
Baca selengkapnya...

PGRI Minta Peraturan Presiden

0 komentar

• Soal Tunjangan Profesi

Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) meminta pemerintah segera menerbitkan peraturan presiden tentang tunjangan profesi bagi guru.

”Kami, PB PGRI, baru saja bertemu Menteri Pendidikan Nasional untuk menagih agar peraturan presiden tentang tunjangan profesi segera diterbitkan. Sebelumnya, kami juga mendatangi Menteri Sekretaris Negara untuk keperluan yang sama,” kata Ketua Umum PB PGRI Dr H Sulistiyo MPd, kemarin, seusai rapat dengan jajaran PGRI Jawa Tengah.

Organisasi itu, kata dia, terus melakukan upaya tersebut berkait dengan penerbitan surat Menteri Keuangan Nomor 12 Tahun 2009 yang menghebohkan. PGRI meminta peraturan presiden segera diterbitkan, sehingga tunjangan profesi tetap dibayarkan. Bahkan bisa jadi makin lancar dan masuk ke dalam struk gaji.

Guru Gelisah
”Selain itu, kami meminta pelaksanaan sertifikasi diperbaiki sehingga lebih tertib, berhasil guna, efektif, dan tepat waktu,” katanya.

Sebab sekarang ini, kata dia, pelaksanaan sertifikasi dan pembayaran tunjangan profesi belum seperti diharapkan. ”Apalagi bagi guru agama NIP 13. Sudah banyak guru gelisah karena tunjangan profesi periode ini belum cair-cair juga,” ujar dia.

Karena itu, PGRI meminta pemerintah segera mencairkan tunjangan tersebut. ”Apalagi dasar hukumnya sudah jelas. Sebab, surat Menteri Keuangan sudah bisa dijadikan dasar pembayaran. Bahkan dalam audiensi dengan PGRI, Presiden memberikan sinyal peraturan presiden itu segera terbit.”

Bagaimana jika sampai akhir Juni peraturan itu belum terbit juga? ”Ah, tak mungkin. Risiko politiknya sangat tinggi. PGRI pun akan melakukan langkah untuk 'memaksa' agar peraturan presiden segera turun,” kata dia.
Sumber : SUARA MERDEKA
Baca selengkapnya...

Pilpres 2009 : Seru dan Panas

0 komentar

GENDERANG perang Pemilu Presiden (Pilpres) 2009 sudah dimulai. Bunyi nyaring semakin seru dan panas. Ketiga pasangan capres-cawapres telah memperoleh nomor urut hasil undian di Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Pasangan Megawati Soekarnaputri-Prabowo Subianto (Mega-Pro) menempati nomor urut 1, pasangan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono (SBY-Boediono) nomor urut 2, dan pasangan Jusuf Kalla-Wiranto (JK-Win) nomor urut 3.

Suasana di KPU Sabtu lalu, relatif cair dan tidak terlalu tegang. Hanya sikap Yudhoyono terkesan canggung dan kaku. Sementara, Prabowo paling sigap dan penuh hormat, baik kepada Yudhoyono maupun Wiranto. Megawati juga tidak terlihat tegang, meski kurang luwes ketika menyapa Yudhoyono yang mantan anak buahnya. Di antara semua itu, yang terlihat rileks, adalah Kalla dan Boediono, nothing to lose.

Selain itu, Pilpres nanti diharapkan berlangsung tertib, jurdil, demokratis, serta berbagai kecurangan dan keburukan dalam pemilu legislatif 9 April lalu, tidak terulang kembali dalam Pilpres 8 Juli nanti.

Terasa Panas
Dalam dua minggu terakhir ini, suasana pemilihan presiden sudah terasa panas. Masing-masing kandidat dan Tim Sukses sudah saling sindir dan saling serang. Tanda panasnya peperangan terlihat ketika perang pernyataan dan urat syaraf antara Rizal Mallarangeng dan Fadli Zon atau Rizal dengan Fachrul Rozi. Ditambah antara Permadi, Fuad Bawazir vs Ruhut Sitompul yang nyaris baku hantam, semua itu hanya permulaan. Sudah pasti akan ada perang intelijen dan kampanye hitam bagi capres-cawapres, yang lebih seru dan panas lagi.

Selain itu, deklarasi pasangan capres-cawapres, Mega-Pro di tempat pembuangan akhir (TPA) sampah Bantar Gebang, Bekasi yang spektakuler dan dihadiri puluhan ribu pendukung fanatiknya adalah contoh lain. Pengerahan massa itu merupakan salah satu manifestasi peperangan tersebut.

Ada yang lebih fenomenal mengapa pilpres 2009 ini terasa panas? Antara lain, karena tampilnya sosok capres dan cawapres, yang berkepribadian kuat, vokal, berani, tegas, berdaya tarik serta menguasai tema kampanye berikut visi-misi, dan program pemerintahannya.

Selain itu, ketiga kandidat presiden dan wakil presiden, masing-masing terdiri atas sosok populer di mata rakyat, ekspresif, termotivasi oleh pandangan dan komitmen yang eksplosif. Pasangan SBY-Boediono merupakan sosok yang teruji dalam mengendalikan pemerintahan dan dikenal luas di dunia internasional. SBY seorang purnawirawan jenderal Angkatan Darat dan doktor pertanian, sementara Boediono doktor dalam bidang ekonomi-moneter.

Begitu pula, pasangan JK-Wiranto, masing-masing sudah dikenal memiliki sosok pribadi ekspresif dan tidak suka basa-basi, ceplas-ceplos, rileks, dan bukan tipe yang not action talk only, melainkan lincah dan cepat bertindak. Meminjam semboyan JK, akan lebih cepat dan lebih baik, serta satu kata dalam perbuatan. Sedangkan Wiranto, punya karier militer sampai jenjang paling tinggi, yakni panglima TNI. Pasangan ini punya kans untuk maju pada putaran kedua.

Bagaimana dengan Megawati. Putri sulung Bung Karno ini, sudah lama berkiprah dalam politik nasional, sebagai Ketua Umum PDI-P, termasuk pernah menjabat Wakil Presiden dan Presiden, periode 1999-2004. Sedangkan sosok Prabowo pernah pegang Kopassus dan Pangkostrad yang nantinya akan diserahi tugas mengelola ekonomi dan sebagai cawapres tak kalah menarik, di mana Prabowo berpribadi ekpresif, cekatan, tegas, santun, dan berani. Serta tak boleh dianggap enteng, pasangan ini pun punya kans mengalahkan pasangan SBY-Boediono.

Itu gambaran capres-cawapres yang akan bertarung dalam Pilpres 8 Juli nanti. Soal siapa yang menang dalam istilah sepak bola, masih ada 90 menit dan injury time. Semua bisa mengubah persepsi yang kini mengunggulkan SBY-Boediono.
Goyah Sebelum Bertarung
Selain persoalan di atas, koalisi Partai Demokrat dengan mitranya PKB, PKS, PAN, dan PPP kini mulai kendor. Koalisi yang mendukung SBY-Boediono itu selain kurang solid juga goyah sebelum bertarung. Hal itu terlihat dari kurang kompaknya partai-partai koalisi menghadapi usulan penggunaan Hak Angket atas masalah pelanggaran hak konstitusional warga untuk memilih.

Fraksi PKB, PAN, PPP, dan BPD memilih mendukung penggunaan hak angket yang disulkan Fraksi PDI-P dan Partai Golkar. Itu sebabanya Ketua Fraksi Partai Demokrat, Syarif Hassan, kecewa terhdap PKB, PPP, PAN, dan Golkar. Syarif menyindir partai-partai koalisi itu tidak konsisten. Sementara, Wakil Ketua DPR, Muhaimin Iskandar selaku Ketua Umum PKB, lebih memilih abstain dari pada menolak penggunaan hak angket.

Pada tataran lain, Ketua Majelis Pertimbangan PAN, Amien Rais juga mengizinkan kader PAN mendukung capres-cawapres, di luar SBY-Boediono. Padahal secara resmi PAN mendukung SBY-Boediono.

Ditambah, sikap PKS yang mengusulkan agar istri Presiden dan Wakil Presiden memakai jilbab. Belum kalau jatah kursi menteri yang diberikan Yudhoyono kepada PKS, PKB, PAN, dan PPP tidak seperti yang diharapkan, bisa digoyang terus di Parlemen.

Ditambah penolakan terhadap Boediono yang dinilai neolib dan antek asing. Sehingga kalau tidak dimanage dengan baik, faktor Boediono bisa menjadi blunder bagi Yudhoyono. Ini berarti kans kemenangan JK-Win atau Mega-Pro seimbang dengan SBY-Boediono.
Sumber : SUARA MERDEKA
Baca selengkapnya...

Selasa, 26 Mei 2009

Fatwa Haram Facebook : Umat Islam Harus Bersikap Bijaksana

0 komentar


Wakil Rais Aam Syuriah PBNU, KH Tolhah Hasan, berharap agar umat Islam mampu memaknai dan menyikapi kemajuan teknologi seperti facebook (FB) secara bijak, bukan secara hitam-putih (halal-haram).

Ia mengemukakan hal itu di Jakarta, Senin, menanggapi adanya rekomendasi agar Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa haram penggunaan situs jejaring sosial seperti "facebook" dan "friendster" karena bisa menimbulkan kemudharatan bagi umat Islam.

Rekomendasi tersebut dikeluarkan oleh Forum Musyawarah Pondok Pesantren Putri (FMPP) se-Jawa Timur di Pondok Pesantren Putri Hidayatul Mubtabiin, Lirboyo, Kediri, pekan lalu.

Menurut mantan menteri agama itu, facebook, friendster sebagai teknologi merupakan bagian atau produk dari ilmu pengetahuan yang sifatnya netral.

"Bukan ilmunya sendiri yang halal atau haram, tetapi penggunaannya yang bisa menjurus pada sesuatu yang halal atau haram," katanya.

Hal senada dikemukakan Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi. "Ilmu atau teknologi hanyalah alat yang secara nilai bersifat netral atau bahasa agamanya mubah," katanya.

Hukum halal atau haram, lanjut Hasyim, baru bisa disematkan kepada perbuatan yang menggunakan alat tersebut, bukan pada alatnya.

"Pisau kalau digunakan memasak apa salahnya, tetapi kalau untuk membunuh itu akan menjadi barang bukti. Jadi, halal-haram itu bukan pada teknologi atau alatnya, tapi sematkan pada penggunanya," katanya.

Kurang Informasi

Tolhah menduga FMPP se-Jawa Timur belum memiliki informasi yang jelas dan pemahaman yang pas dalam mengeluarkan fatwa menyangkut situs jejaring sosial itu sehingga timbul fatwa yang menimbulkan kontroversi.

Ia mengatakan, kualitas informasi yang diperoleh menjadi penentu seseorang dalam mengambil sikap, ketika informasinya tidak lengkap, maka keputusan yang diambil juga bisa salah.

Menurut Tolhah, pengharaman kepada teknologi baru sudah seringkali terjadi di kalangan umat Islam yang kurang memahami esensi dari produk keilmuan tersebut.

"Kejadian seperti itu sudah berulang kali terjadi, satu masalah belum diketahui secara sempurna sudah diputuskan," kata pendiri Universitas Islam Malang (Unisma) tersebut.

Ia mencontohkan pengharaman televisi, telpon dan lainnya oleh rezim pemerintah Arab Saudi pada saat awal kekuasaan mereka, namun sekarang hal tersebut tidak dipermasalahkan, bahkan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

"Umat harus mengetahui hakikat teknologi informasi, ini bisa dimanfaatkan memperoleh informasi dan pengetahuan secara lebih mudah. Persoalannya adalah kalau disalahgunakan," kata ketua Badan Wakaf Indonesia itu.

Hingga kini, kontroversi itu masih marak, karena ada yang menyebut FMPP se-Jatim menyimpulkan facebook haram, namun ada pula yang menyebut FMPP se-Jatim sebenarnya menilai pengunaan facebook yang menyimpang itulah yang haram.
Sumber : suaramerdeka.com
Baca selengkapnya...

Fatwa Haram Internet, dari Facebook Sampai YouTube

0 komentar


Kehadiran teknologi yang sejatinya dimaksudkan untuk mempermudah kehidupan manusia, tentu tak lepas dari sejumlah penolakan yang menyertainya. Mulai dari anggapan dapat membawa hawa buruk hingga dinilai bisa digunakan untuk kejahatan tak lepas dari image negatif tanda kemajuan zaman tersebut.

Hal ini pula yang mencecar sejumlah situs internet beberapa waktu belakangan. Lantaran digunakan secara tidak baik oleh segelintir penggunanya, lantas ada saja pihak-pihak yang menjadikannya kambing hitam untuk diserang.

Seperti yang baru saja dilontarkan sejumlah ulama yang mengatasnamakan dari Pondok Pesantren se-Jawa dan Madura yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pondok Pesantren Putri (FMP3). Mereka memutuskan melemparkan fatwa haram kepada Facebook, Friendster dan situs jejaring sosial lainnya yang digunakan secara berlebihan.

Mereka berpendapat larangan tersebut ditekankan pada adanya hubungan pertemanan spesial yang berlebihan. Apabila hubungan pertemanan spesial tersebut dilakukan untuk mengenal karakter seseorang dalam kerangka keinginan menikahinya dengan keyakinan keinginannya akan mendapatkan restu dari orang tua, hal tersebut tetap diperbolehkan.

"Di sini yang dilarang apabila penggunaan Facebook hanya untuk mencari jodoh dan mengenal karakternya dan tidak dalam proses khitbah (pinangan atau lamaran-red),"
jelas Masruhan salah satu anggota dari FMP3.

Fatwa tersebut memang dicetuskan untuk kebaikan umat sehingga banyak yang setuju. Namun tetap saja, tak sedikit pula yang mencibir fatwa tersebut.

"Segitu pentingkah hingga harus mengharamkan???!!!! Padahal situs pertemanan yang mestinya kita acungi jempol karena membuka wawasan seluas-luasnya ini merupakan sarana untuk berkomunikasi dengan banyak orang. Memang sih apapun kalau dilakukan secara berlebihan itu tidak baik, tapi gw rasa gak perlu lah hingga harus mengeluarkan Fatwa Haram, karena semua kan kembali pada dirinya sendiri dan itu adalah Hak Asasi Pribadi nya masing masing," tulis salah satu komentar yang masuk ke detikINET.

Berbagai Penolakan

Fatwa haram terhadap suatu teknologi seperti di atas bukanlah kali ini saja terjadi. Sebelumnya yang paling gres adalah diharamkannya penggunaan ayat suci Al Quran untuk Ringtone.

Fatwa tersebut dicetuskan oleh komunitas Islam bernama Jamia Ashraf-ul-Madaris di Kanpur, India. Alasannya, mereka tak ingin ayat-ayat di dalam kitab suci umat Islam itu terpenggal isinya ketika dijadikan nada dering. Sehingga dikhawatirkan dapat mengubah arti sebenarnya dari ayat tersebut. Selain itu, kebijakan ini juga untuk mencegah dilantunkannya ayat Al Quran di tempat-tempat yang tidak seharusnya, seperti di toilet.

Tak hanya bersinggungan dengan agama, teknologi juga tak jarang 'bentrok' dengan kepentingan negara. Sehingga sang pemimpin negara akhirnya memutuskan untuk
melarang peredarannya.

Iran menjadi negara teranyar yang melakukan kebijakan ini. Yang menjadi korban adalah Facebook karena dianggap dapat mengganggu keharmonisan suasana menjelang pemilihan presiden dan menjadi basis dukungan pihak oposisi untuk melawan kekuasaan pihak incumbent yang dipimpin oleh Mahmoud Ahmadinedjad.

Indonesia pun pernah melakukan pemaksaan kebijakan serupa. Namun saat itu yang menjadi 'kambing hitam' adalah YouTube. Pasalnya, kala itu situs sharing video tersebut menampilkan film Fitna yang dianggap mendiskreditkan umat Islam. Selanjutnya ada Bangladesh, China dan beberapa negara lainnya yang juga pernah melarang YouTube untuk dinikmati warganya.

Dioptimalkan Teroris

Image buruk sejumlah situs internet juga kian diperburuk dengan dioptimalkannya mereka oleh pihak teroris untuk melancarkan serangan. Nah, untuk aksi ini yang paling mendapat sorotan adalah Google Earth.

Mulai dari gerombolan teroris di Timur Tengah sampai pelaku aksi brutal di Mumbai beberapa waktu silam dituding memanfaatkan layanan peta online tersebut
untuk meracik strategi dan mengenal target mereka. Alhasil, sang penyedia layanan -- Google -- yang ketiban pulung karena dianggap membantu teroris.

Masih banyak sebenarnya sederet kisah pilu sejumlah kemajuan teknologi, layanan di internet khususnya, yang sejatinya hadir untuk membantu pekerjaan manusia namun
malah dianggap 'musuh' oleh sejumlah pihak.

Namun stigma negatif tersebut sepertinya harus dikembalikan lagi ke tiap-tiap individu. Sebab, kemajuan teknologi tentu bak dua mata pisau. Bisa digunakan untuk hal-hal yang baik ataupun sebaliknya. Namun kembali lagi kepada si pengguna, mau dibuat apa teknologi itu.
Sumber : detikInet.com

Baca selengkapnya...

Senin, 25 Mei 2009

Humor Itu Memang Penting

0 komentar

Tulisn ini dikutip dari link ini
Dalam satu wawancara televisi beberapa tahun lalu, Presiden keempat RI, Abdurrahman Wahid, ditanya humorolog Jaya Suprana mengapa Presiden AS Bill Clinton tertawa lebar saat berbicara empat mata dengannya.

Gus Dur, demikian Abdurrahman biasa dipanggil, menjawab, Clinton tertawa karena mendengar cerita lucu tentang mantan Perdana Menteri Winston Churchill dengan lawan politiknya, Clement Atlee, di kamar kecil di Gedung Parlemen Inggris.

Melihat Atlee menyusulnya untuk sama-sama membuang hajat, Churchill yang berbadan besar dan tiba lebih dulu di situ, berkata, "Sana ah, jangan dekat-dekat ! Anda kan sukanya yang besar-besar."

Semasa memimpin Inggris, Atlee telah menasionalisasi perusahaan-perusahaan besar, diantaranya Bank of England yang kemudian menjadi bank sentral Inggris.

Karena inilah Gus Dur menciptakan anekdot bahwa Clement Atlee menggemari yang besar-besar.

Anda boleh menyebut Gus Dur saru, namun harus diakui bahwa kyai kharismatis ini lihai membangun komunikasi hangat dengan lawan bicaranya lewat tawaran anekdot cerdas dan berwawasan.

Kini, humor dalam komunikasi tingkat tinggi tersembul dari dialog para calon presiden --Jusuf Kalla, Susilo Bambang Yudhoyono, dan Megawati Soekarnoputri-- dengan para pengusaha nasional, pekan lalu.

Ada yang spontan menyampaikannya karena humor sudah menjadi bagian dari karakternya, dan ada yang terlihat berhumor karena rancangan.

Tak apalah, untuk sementara itu bisa diabaikan, yang penting, para pemimpin telah berupaya membangun atmosfer diskusi yang segar dan humanis sehingga debat tak lagi kaku, kelewat retorik atau terlampau provokatif.

Tapi jangan mengira mereka sedang melawak, karena humor berbeda dari lawakan. Mereka hanya berusaha membuat gagasannya mengenai kepemimpinan dan pengelolaan negara yang benar, sampai dan dimengerti publik.

Mereka setidaknya telah menaburkan senyum pada negeri yang belakangan ini disesaki prilaku sok serius dan amat sinis sehingga hidup --khususnya politik-- hilang sentuhan kemanusiaannya dan kering dari keceriaan, kebajikan, etika serta moral.

"Manusia telah menjadikan hidup terlampau serius sehingga hidup tak lagi menawan menggemaskan," tulis Bambang Sugiharto, Guru Besar Filsafat, ITB, dalam "Drunken Monster" karangan Pidi Baiq.

Mencair

Di banyak kebudayaan, humor mengenai banyak perkara hidup yang kerap lebih serius dianalisis ketimbang ditangani, telah menjadi keharusan sosial.

Kultur politik Barat dan negara Asia seperti Korea Selatan, India dan Jepang, acap melihat humor sebagai bagian intrinsik dari kepemimpinan, bahkan militer AS menganggap humor inheren dengan kerja komando.

"Memiliki selera humor yang baik adalah karakter penting yang diperlukan para pemimpin," bunyi pedoman teknis Angkatan Darat AS.

Para pemimpin sipil negara ini tidak kalah gemarnya berhumor, bahkan saat mereka berbalas serang.

"Selera humor adalah bagian dari seni kepemimpinan untuk bisa bergaul akrab dengan rakyat dan membuat semua urusan terselesaikan," kata Dwight David Eisenhower, seorang presiden hebat dan jenderal besar pahlawan Perang Dunia Kedua.

Presiden AS hebat lainnya, Abraham Lincoln, walau raut mukanya selalu serius, adalah negarawan yang dikenal gemar membanyol.

"Dengan suasana tegang yang menakutkanku siang dan malam, aku pasti sudah mati kalau sehari saja tidak tertawa," kata Lincoln.

Humor juga diperlukan untuk mengkritik sosok pemimpin, seperti guyon Barack Obama mengenai mantan wapres Dick Cheney yang konon gemar menyulut perang, pada temu tahunan dengan wartawan Gedung Putih.

"Dick Cheney seharusnya hadir di sini tapi beliau sedang sibuk menerbitkan memoar yang rencananya berjudul 'How to Shoot Friends and Interrogate People (Kiat Menembak Teman dan Menginterogasi Orang)," kata Obama. Tentu saja memoar itu tak pernah ada karena Obama sedang beranekdot.

Dalam situasi-situasi konflik, humor sering bisa mencairkan suasana dan mengakhiri kebuntuan hubungan diantara para pemimpin.

Mendiang PM Indira Gandhi, pernah ditanya mengapa dia tak mau menemui seterunya, Presiden Pakistan Yahya Khan. Gandhi menjawab, "Kita kan tidak bisa bersalaman dengan tangan terkepal."

Khan yang kerap mengirim isyarat konfrontasi, memang acap menunjukkan prilaku bermusuhan, namun seloroh Gandhi kemudian membantu menurunkan emosi Pakistan sehingga pemimpin India dan Pakistan akhirnya bertemu untuk merundingkan perdamaian.

Rileks

Berdasarkan sejarah di banyak negara dan kebudayaan, humor seringkali bisa mengantarkan rekonsiliasi antar pemimpin, merekatkan kepaduan sosial, terulasnya hal-hal tabu dan sulit terungkap, dan membuat konflik bisa diredam sehingga tidak menghancurkan tatanan atau harmoni.

Humor bisa memfasilitasi keadaan-keadaan tersulit, mengendurkan stres, menciptakan kesalingpengertian antar masyarakat mengenai banyak hal yang dipandang berbeda, dan membuat komunikasi terus berjalan kendati diselimuti konflik.

Itu karena, mengutip Dr. Ellen Weber dalam www.brainleadersandlearners.com, humor membebaskan hormon endorphin (morfin tubuh yang menciptakan sensasi dan rasa senang), menyehatkan, mendorong suasana rileks, dan mengurai kimiawi otak sehingga pikiran menjadi segar.

Penjabarannya begini, hormon endorphin masuk otak, lalu mengendurkan emosi penstimulasi rasa sakit sehingga orang selalu bahagia meski dihadapkan pada situasi sulit dan konflik.

Humor membuat oksigen terpompa ke otak sehingga pertukaran udara dalam otak menjadi lebih lancar dan memungkinkan terurainya kimiawi otak sehingga stres atau emosi merenggang dan akhirnya membuat pikiran menjadi rileks. Jadi, humor itu positif dan manfaatnya pun banyak.

Sejumlah pakar, diantaranya profesor humor dari Universitas Pennsylvania, Dr. John Morreall, bahkan menyebut selera humor berkaitan dengan keprimaan berpikir, kreativitas, kecerdasan, stabilitas emosi dan pandangan positif manusia tentang hal yang mengitarinya, termasuk konflik dan stres.

Tidak heran, dengan semua pertalian seperti itu, selain inspiratif, orang-orang berselera humor tinggi kerap mampu membangun komunikasi konstruktif dan substantif sehingga mereka sering menjadi favorit bagi yang lainnya.
Baca selengkapnya...

Minggu, 24 Mei 2009

Jadikan Blog sebagai Ladang Uang

0 komentar

Anda pasti sudah tahu apa itu blog. Mungkin anda malah sudah punya blog sendiri. Tapi, apa anda sudah tahu kalau blog anda itu bisa menghasilkan uang? Kalau belum, bagaimana cara mendapat uang dari blog?
Ok, saya jelaskan perlahan dan bertahap. Begini…sebagai orang yang berminat dengan bisnis internet, kita mesti tahu apa saja yang bisa jadi ladang uang. Karena ini penting buat perkembangan bisnis. Dan blog termasuk yang berpotensi untuk menambah penghasilan affiliate program yang kita jalankan.
Sebelum melangkah lebih mendalam, mari kita mulai dari jenis-jenis blog. Blog yang banyak digunakan orang saat ini bisa dibagi dalam lima model:

1. Blog Affiliate. Dalam blog affiliate, biasanya para affiliate marketer menambahkan link affiliate yang mereka miliki.

2. Web publisher blog. Blog model ini kurang lebih sama seperti media cetak. Ada content berupa artikel dan gambar, juga ada iklan. Jika anda ingin membuat model blog semacam ini, sebaiknya perhatikan isi (content) anda. Baik artikel yang anda tulis maupun gambar yang anda tampilkan. Tujuannya? Ya apalagi kalau bukan supaya banyak pengunjung yang mengunjungi blog anda. Harapannya, agar banyak yang tertarik pasang iklan di blog anda.

3. Sales blog.Blog ini sama seperti toko online. Biasanya, para pengusaha offline juga menjual produk mereka di internet. Barang-barang yang dipajang pun kadang sama seperti barang yang mereka jual secara offline.

4. Service blog. Jika sales blog menjual produk, service blog tentu menjual jasa. Jika anda punya keahlian tertentu, anda bisa promosikan jasa anda di sini. Keuntungan menggunakan blog, selain anda bisa tampil beda dari layanan jasa yang pernah ada, juga memperluas jangkauan pemasaran anda.

5. Blog network. Blog network atau jaringan blog adalah blog jenis web publisher yang bergabung jadi satu. Jadi isi blog network ini bisa terdiri dari puluhan atau bahkan ratusan blog. Tujuan dari blog network biasanya untuk meluaskan jaringan online anda. Supaya anda bisa punya banyak link ke blog-blog lain.
Oya, anda juga bisa menggabungkan jenis-jenis blog di atas untuk meluaskan pemasaran produk atau penjualan anda. Nah, ide paling cerdas yang bisa anda wujudkan adalah membuat blog yang menggabungkan antara jenis blog affiliate dengan jenis blog yang lain. Mungkin bisa anda gabungkan antara blog affiliate, sales blog dan web publisher jadi satu. Selain dapat uang dari penjualan produk affiliate, anda juga bisa dapat uang dari iklan!
Menarik bukan? Tapi… ingat, isi yang anda tampilkan di blog harus sesuai. Kalau produk-produk yang anda tampilkan tidak sesuai dengan isi web publisher dan produk affiliate anda, ini bisa gawat! Pengunjung bisa langsung memvonis blog anda norak. Alias isinya tidak sesuai dan campur aduk.
Jadi, anda mesti pintar-pintar memadukan dan menyesuaikan isi blog. Setuju? Silakan berkreasi dan buat blog anda sebagai ladang uang !
Mau contoh ? bergabunglah di LADANGUANG.COM !!
Baca selengkapnya...

Download Gratis !!

0 komentar

Silakan ambil GRATIS !!!, semoga bermanfaat ..

Baca selengkapnya...

Jalinan Teman

Powered By Blogger

Social Bookmarking Submission

DOMAIN GRATIS

 

paksoleh punya blog. Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme Modified by Paksoleh | Distributed by Deluxe Templates